Sehabis mengantar Rey pergi ke sekolahnya, Klari mampir pulang ke rumahnya sebentar untuk mengambil beberapa bajunya dan milik Rey. Tentu saja tanpa sepengetahuan Ado. Kalau laki-laki itu tahu, pasti Ado tidak akan memperbolehkannya pulang sendirian. Klari membuka pintu rumahnya agak lebar. Pemandangan pertama yang dilihatnya adalah kursi panjang di ruang tamu dan sebuah meja TV. Klari menarik napas lega, melihat rumahnya lagi setelah sekian lama membuat Klari merasa senang. Ia taruh tasnya ke atas meja lalu duduk menghadap TV. Klari ingin duduk sebentar sebelum menyiapkan barang-barang miliknya dan Rey. Sungguhan, Klari sangat merindukan rumahnya. Walaupun atap rumah ini masih terbuat dari kayu, beberapa dinding yang terkikis karena bangunan lama, tidak sebagus apartemen Ado, tetap s

