40 FESTIVAL LENTERA

1195 Kata

Cristan melihat kepada kerumunan anggota klan di hadapannya dengan tatapan bangga. Sekarang, sebagai ketua baru, ia memiliki sebuah tugas yang harus dilaksanakan segera. “Terima kasih. Sekarang, sebagai ketua baru, saya memiliki sebuah tanggung jawab yang harus dibereskan. Semuanya, tolong ikuti saya ke lapangan tembak Wirera…” perintah Cristan tegas. Di lapangan tembak Wirera. Sebuah grup tentara penembak sudah bersiap dengan senjata mereka masing-masing. Wajah mereka kaku tanpa emosi. Sementara di hadapan mereka, sebarisan anggota senat yang membelot sudah diikat masing-masing di sebuah pilar kayu. Semua wajah mereka ditutupi oleh tudung hitam sehingga mereka tidak bisa melihat siapapun yang ada di hadapan mereka. Beberapa dari mereka ada yang mulai menangis terisak-isak sambil memin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN