CH 82 : Pertanda Buruk

1633 Kata

Sementara itu, di dapur, entah karena melamun atau tidak sengaja, gelas yang Lily pegang yang semula ia pakai untuk minum terlepas dari genggamannya, terjatuh dan pecah berkeping-keping. Saat melihat kejadian itu di depan matanya, Lily hanya berharap bahwa itu semua bukanlah firasat buruk yang akan terjadi padanya atau keluarganya. Tanpa ia ketahui jika Ana tengah menuju ke kediamannya. Saat itu, waktu telah menunjukkan pukul sebelas siang. Mobil yang dikendarai oleh supir pribadi Ana telah memasuki Jalan Gunung Sahari, keduanya menengok ke kiri dan kanan jalan berusaha untuk menemukan rumah Lily. Beberapa saat kemudian, mereka pun menemukan rumah Lily karena melihat sebuah bengkel dan warung nasi yang sedang beroperasi. Supir pribadi Ana pun memarkirkan mobilnya di depan rumah Lily. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN