Lily membuka perlahan pintu kantor Jay dan ia melihat Anita yang pernah ia temui di hotel waktu itu. Dan lebih menyebalkannya lagi wanita itu sedang memeluk Jay dari belakang sambil menyandarkan kepalanya dengan manja ke kepala pria itu. Jay yang melihat Lily berdiri di depan pintu kantornya, lantas meminta gadis itu untuk masuk dan menyerahkan map itu padanya. “Ly, masuk. Duduklah sebentar, ada pekerjaan yang akan aku berikan padamu,” ucap Jay. “Permisi, saya masuk,” jawab gadis itu seraya berjalan masuk ke dalam ruangan Jay yang terlihat mewah dan elegan. Lily menundukkan kepalanya dan berpura-pura melihat jarum jam tangannya yang berdetik, ia berusaha untuk tidak menatap ke arah Jay dan Anita, meski sebenarnya ia sangat ingin tahu apa yang sedang terjadi. Gadis itu menunggu den

