Lalu, wanita itupun terdiam. Rasa cemburu dan iri hatinya semakin membesar kala mendengar penjelasan dari Marilyn. Jay begitu menyayangi Lily dan melimpahi gadis itu dengan berbagai macam barang serta kemewahan, dimana semua itu harusnya menjadi miliknya. Jika saja Lily tidak pernah hadir dalam kehidupan Jay, maka hari ini dialah yang akan dimanjakan dengan sangat mewah oleh Jay. Setelah puas bertanya-tanya pada Marilyn, Anita pun kembali terdiam. Tidak lama setelah itu, Lily keluar dari kamar ganti dan berjalan menghampiri Jay seraya memberikan gaun merah itu padanya. Jay mengambil gaun merah tersebut dan mengajaknya ke kasir. Anita tampak memandangi gaun merah tersebut dan merasa kembali iri. Gaun merah yang indah dan seksi. Jay benar-benar melimpahi gadis biasa itu dengan kemewahan.

