Lily menggandeng tangan Marilyn memasuki toko buku. Gadis itu sangat antusias sekali melihat semua yang ada di dalam toko. Berbagai alat tulis yang lucu dan menggemaskan, tas sekolah, tas pesta untuk anak-anak perempuan, pernak pernik, buku diary dengan desain unik dan sangat cantik, macam-macam boneka. Belum lagi, buku cerita anak-anak dengan berbagai model dan bentuk yang dibuat sedemikian rupa untuk menarik perhatian. “Mau melihat bagian yang manakah kita, Marilyn? Alat tulis, boneka, tas atau buku cerita?” tanya Lily penasaran apa yang sedang anak perempuan itu pikirkan. “Hmm ... aku mau melihat buku cerita terlebih dahulu, setelah itu aku mau melihat alat-alat tulis bergambar kuda poni yang ada di sebelah sana karena aku mengoleksi semua pernak perniknya,” jawab Marilyn. “Oh baik

