NOKTAH

4327 Kata

Bella Amora Saleem : Aku tak peduli dengan panggilan keras dan gedoran yang ada di pintu kamarku ini. Ups, oke ... ini kamar Kak Yudhis semula, yang akhirnya menjadi kamarku. Aku tak menghiraukannya, karena jujur saja aku masih sangat sakit hati dengan kenyataan yang baru saja kuketahui. Bagaimana mungkin dia, yang katanya menyayangi aku, mencintai aku, yang telah melewatkan malam-malam panas dengan bercinta denganku, ternyata menyembunyikan sesuatu dariku ? Sesuatu rahasia besar yang aku rasakanan demikian mengejutkan ? Dan menyakitkan tentu saja. Bagaimana mungkin bisa kami bersaudara ? Sebegini sempitkah bumi ? Dan apakah Tuhan benar-benar membenciku, sehingga hidupku jadi sekacau ini ? Sepahit ini ? Aku mendesah berat. Gedoran di pintu kamar ini masih kudengar. Tapi aku tak peduli.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN