Terbongkarnya Kebohongan

1745 Kata

Ruang makan kediaman Raka dan Dera malam itu cukup ramai. Malam itu selain keluarga kecil mereka, kedatangan Handoko juga menambah kehangatan rumah. Apalagi Sasha yang dari siang ini terlihat ceria sejak kedatangan kakeknya. Senyum bahagia selalu menghiasi bibir mungil gadis kecil yang cantik itu. Segala ucapan yang terlontar dari bibir Sasha seakan menjadi pelipur dari masalah serta rasa lelah mereka. Terutama bagi Raka, seharian ini dia terus dihadapkan dengan pekerjaan di kantor yang cukup menguras energi dan pikiran. Namun semua rasa itu hilang dalam sekejap setelah memandang wajah serta senyum ceria yang terpancar dari bibir gadis kecilnya. Canda tawa terus terdengar di ruang makan malam itu. Tawa kebahagiaan terus menghiasi makan malam mereka. Terutama Raka, Handoko, serta Sasha. N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN