Tiga Puluh Empat

1707 Kata

Hari itu, para pangeran segera pulang ke kediaman mereka masing-masing, membawa kekecewaan karena Teratai yang mereka pikirkan tak sesuai dengan yang mereka temui. Ratu Divya dan Putri Malika harus kembali menelan pil pahit karena apa yang sudah mereka rencanakan gagal untuk yang ke sekian kalinya. Raja Ragendra pun mengalami hal yang sama. Ia tak hanya kecewa, tetapi juga merasa malu terhadap apa yang dilakukan Teratai tepat di hari ulang tahunnya. Keinginannya untuk melebarkan sayap kekuasaannya gagal total. Ia malah menyiapkan dirinya untuk mendapat cibiran dari kelima kerajaan tetangga. Teratai masih tidak enak badan. Gadis itu menghabiskan waktunya di kamar bersama kedua dayangnya. Ia bahkan tak menyempatkan diri untuk menemui para pangeran sebelum mereka meninggalkan istana. Raja R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN