Banyu masih menatap kepergian Arya dan Cahya. Ia masih mengingat perkataan Arya mengenai Teratai. Mendengar nama Teratai, Banyu tiba-tiba merasa sedikit kehilangan. Ia sama sekali tak mendengar kabar apa pun mengenai Teratai. Gadis itu seolah-olah hilang ditelan bumi. Arya dan Cahya sudah mulai jauh dari kedai Banyu. Mereka berjalan santai, tak terburu-buru. Arya mendorong gerobak yang hanya berisi tiga buah kelapa muda. Banyu baru saja hendak mengalihkan pandangannya dari sepasang suami istri tersebut ketika ia melihat seorang pria berbaju hitam berjalan mendekat ke arah mereka. Gerak-gerik pria berbaju hitam itu terlihat aneh. Ia menjaga jarak agak tak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat dengan Arya dan Cahya. Ia juga sesekali menoleh ke kiri, ke kanan, dan ke belakang. Banyu

