Empat Puluh Tujuh

1308 Kata

Fajar menyingsing. Matahari dengan malu-malu mulai memunculkan sinarnya. Tiga gadis yang sedang tertidur di tikar perlahan mulai terbangun dari tidur. Seolah ada alarm alam, mereka tahu kapan waktunya harus bangun. Mengingat bahwa hari ini adalah hari pertama mereka akan memulai bekerja, ketiga gadis itu segera bangun. Mereka bergegas merapikan tikar yang menjadi alas tidur mereka dan juga selimut yang menghangatkan tubuh mereka. Setelah tempat tidur mereka selesai dirapikan, ketiga gadis itu menyiapkan sarapan. Cahya sempat membekali mereka dengan beberapa jenis umbi-umbian. Untuk sarapan pagi ini, mereka merebus ubi. Mereka juga membuat minuman hangat yang dicampur dengan jahe. Sebelum sarapan, ketiga gadis itu pergi ke sungai untuk membersihkan diri. Air yang dingin membuat mereka m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN