BAB - 22

1031 Kata

"Apa Zetta memperbolehkanmu menyentuhnya?" tanya Austin ingin tahu. Alva tersenyum, "Awalnya tidak. Aku sudah mendapatkan segala jenis pukulan refleks karena iseng menggodanya, entah itu aku sengaja atau tidak." Austin tertawa mendengarnya. "Tapi, akhir-akhir ini dia memperbolehkanku menyentuhnya." Austin mengangguk, "Itu jelas membuktikan kalau dia secara perlahan memulai mempercayaimu. Kalau kamu bertanya padaku, maka jawabannya tentu saja tidak masalah mencintainya. Zetta, seorang wanita baik-baik yang menjadi korban pemerkosaan. Baginya itu sesuatu yang tidak bisa ia tanggung. Jelas dia lebih membutuhkan seseorang yang memang tulus mencintainya, bisa menjaganya dan memberikan rasa aman bukan seseorang yang memiliki penyakit Obsessive Compulsive Disorder (OCD) di dalam dirinya." Austi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN