BAB - 36

1706 Kata

Keesokan harinya, Alva sampai di Kota Paris hampir menjelang jam makan siang. Jalanan terlihat ramai dan padat. Setelah berkali-kali memikirkannya, akhirnya Alva mengambil keputusan hingga membawanya menginjakkan kakinya lagi di Negara yang tidak ingin di kunjunginya ini. Keindahan Menara Eiffel saja seperti kehilangan pesonanya di depan Alva dan gagal memaksanya tinggal lebih lama. Alva menghentikan mobilnya di pelataran parkir sebuah perusahaan besar. Ada yang harus dia tanyakan langsung ke Kenzi Aston terkait pertemuannya dengan Arzetta waktu itu. Sekaligus kalau bisa berdamai dengan masa lalu yang baginya sekarang tidak lebih penting dari Zetta. Alva keluar dari mobil dengan setelan santai tapi berkelas dan menatap sejenak gedung yang ada di depannya. Lalu dia mengedarkan pandangan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN