"Kalian datang untuk mengancamku?!" desis Alex. Alva duduk tenang di tengah-tengah Zafier dan Jeremy sementara di depannya Cherry menatapnya penh kebencian. "Pak Alex, kita harus meluruskan sesuatu di sini." Alva duduk tegak memandang Alex lekat menunjukkan bahwa dia tidak takut dan terintimidasi. "Sejak awal sudah saya katakan kalau saya sama sekali tidak tertarik dengan Cherry dan tidak berniat untuk menjadikannya calon Istri." Alex terlihat berusaha menahan amarahnya. Alva melanjutkan bicaranya. "Tapi, anda tetap memaksa. Selama mencoba untuk mengenalnya ternyata Putri anda yang terhormat ini sama sekali tidak memiliki sopan santun. Jadi, akhirnya saya memutuskan untuk menghentikan perjodohan ini." "Alva tidur dengan sekretarisnya, Papa," suara Cherry menggema. Alva berdecak nampa

