Selesai rapat El pun bergegas meninggalkan ruangan itu. Sedikit mengabaikan ajakan para rekan kerjanya untuk makan siang bersama atau sekedar ngopi-ngopi ganteng di kafe sebelum mereka kembali ke kantor masing-masing. "Buru-buru banget sih El, ngopi dulu bisa kali," ujar Ardi yang kini sudah duduk di samping El. Pria itu baru saja selesai memasang seat belt di tubuhnya. El yang hendak menyalakan mobil pun menoleh. "Ya udah sana lo gabung saja sama mereka." Bukan bermaksud mengusir hanya saja akan memaksa sahabatnya itu untuk ikut pulang bersamanya. Ardi tampak berdecak kesal. "Terus gue balik ke kantor sama siapa?" tanya Ardi dengan kesal. Tadi pria itu sengaja menumpang dengan mobil sang sahabat dengan dalih menghemat bensin mobilnya. "Lo bisa pulang naik taxi," ujar El lalu mengambil

