Shinta yang mendengar ucapan sang adik pun menjadi kesal, refleks ia pun memukul lengan El dengan kencang. "Ini itu bukan masalah cinta banget apa nggak nya El. Tapi, yang namanya rumah tangga ya harus dilandasi rasa saling percaya. Dan mungkin karena rasa kepercayaan yang tinggi pada suaminya Shafa jadi mempercayakan separuh gajinya disimpan di rekening suaminya. Benar begitu kan, Fa?" tanya Shinta lalu menatap Shafa, meminta persetujuan atas ucapanya barusan. Shafa pun mengangguk. "Bener Kak. Dulu kan saya berpikir pernikahan saya akan langgeng dan bahagia selamanya. Makannya saya sangat percaya sama Dion. Separuh gaji saya itu memang sengaja saya titipkan Dion." Shafa terlihat menjeda ucapanya sebentar. "Saya sengaja melakukannya karena saya pikir hitung-hitung menabung buat masa depan

