Masuk Ke Perusahaan

1631 Kata

“Ada apa, Mas?” tanya Marwa di sela-sela kegiatan makan malam mereka. Farhan memang bersikap aneh semenjak pulang dari perusahaan peninggalan mendiang sang ayah. Ia lebih banyak diam dan seolah menghindar dari Marwa. “Hhmm … Kenapa kamu bertanya seperti itu? Memangnya aku kenapa?” Farhan berusaha mengalihkan pembicaraan. Ia seka bibirnya dengan tisu lalu ia lanjutkan kegiatan makan malamnya. “Mas, aku tahu kalau ada yang kamu sembunyikan dari aku. Ada apa? Tolong jangan bohong. Kamu tahu sendiri kalau aku ini adalah lulusan psikologi dan aku banyak mengisi seminar sebelum Aldo berusaha merenggut nyawaku secara paksa.” Marwa memerhatikan wajah Farhan. Farhan jadi semakin salah tingkah. “Wa, m—maksudku Camelia. A—aku ….” Farhan tergagap. Baru kali ini tampak gugup di depan Marwa. Marwa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN