“Apa sekarang kamu senang?” tanya Farhan disela-sela perjalanan mereka menuju kediaman Farhan. Pria itu dengan sangat setia, selalu mendampingi Marwa kemana pun wanita itu inginkan. “Aku puas akhirnya Aldo ditangkap. Semua bukti yang kita miliki, saksi dari Jihan dan beberapa saksi lain pasti akan sangat memberatkan kasus pria itu. Apa lagi kabarnya ia juga narkoba, aku pastikan kalau hukumannya tidak akan ringan.” “Kamu hars tahu satu hal lagi.” “Apa, Mas?” Marwa menoleh ke arah Farhan. “Ke dua orang tua Aldo bahkan tidak peduli lagi dengan putra mereka.” “Maksudnya? Kok aku nggak tahu apa-apa tentang masalah itu?” “Itu karena kamu hanya sibuk dengan Jihan. Kamu tahu, aku cemburu.” “Cemburu? Kenapa cemburu?” “Semenjak kamu kembali dekat dengan Jihan, kamu lebih sering menghabiskan

