Mobil Jenazah

1536 Kata

43 Sore hari yang hangat, langit jingga yang memesona. Menawan hati untuk terus memandangi ciptaan Tuhan, alam semesta sejagad raya, bersama kekasih hati dan putra kesayangan. Sepiring bakwan udang dan risoles mayo, sudah langsung lenyap setelah tiga menit disajikan. Kadang, aku heran sama Aa', kok kuat makan banyak-banyak. Apa mungkin karena kehamilan anak gajahnya itu yang membuat dirinya lapar terus? Entahlah, aku sulit untuk memahami kegemarannya untuk makan. Seperti halnya kesukaan Aa' melakukan aktivitas di kasur. Di teras rumah, Evita masih mengobrol dengan Reno. Mereka sudah berbaikan atas dasar cinta. Walaupun Evita masih tampak malu-malu harimau, tapi dari binar matanya terpancar cinta yang tidak pernah padam. "Pi, mami takut, kalau mereka baikan terus mau ngambil Revan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN