Ancaman Tara

1469 Kata

Mataku membola melihat Mas Tara berada di atas ranjang tanpa mengenakan pakaian sehelai pun. Bahkan ia melakukan hal menjijikan seperti itu. "A-Alin," ucapnya terbata. Cepat-cepat ia ambil selimut untuk menutupi miliknya yang terekspos sempurna. Aku berlari, dengan cepat kuambil ponsel yang berada di tangannya. Tepat saat ia kebingungan menutupi tubuh. Aku masih tak percaya dengan apa yang kulihat barusan. Jadi begini tingkahnya di belakangku. Menjijikan. Apa jangan-jangan seperti ini kebiasaannya? "Sayang, kamu di mana? Katanya mau sekali lagi." "Sayang, aku sudah memenuhi permintaanmu, lho." Dadaku bergemuruh mendengar suara perempuan di balik telepon itu. Kuarahkan ponsel di depan wajah. Mataku melotot melihat wanita tanpa busana di layar itu. Siapa lagi kalau bukan Imelda. An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN