PART 18

1451 Kata

"Bulan depan, sebelum kalian benar-benar sudah masuk keperguruan tinggi. Acara akad nikah kalian sudah harus terlaksana." Ucap Rumi setelah acara pertemuan yang (sedikit) menegangkan bagi kedua pemuda-pemudi yang baru saja bertemu di dapur tadi malam. Alesha hanya mengangguk-angguk mendengar hasil keputusan yang sudah dirundingkan dari kedua keluarga itu. Hanya satu pertanyaannya, kenapa pernikahan itu terkesan begitu dipercepat? "Bunda, bucket bunganya siapa yang bawa?" Bukan mengalihkan pembicaraan atau menghindar, tapi Alesha sudah cukup banyak mendengar kalimat yang terus diulang-ulang oleh Bundanya itu, sedangkan mereka pagi-pagi ini sudah harus sampai dirumah Nada, membantu mempersiapkan syukuran walimatul haml-nya Nada untuk kehamilan yang kedua setelah hampir duapuluh tahun lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN