"Dyr.. Dyra.." Dyra menggeliat dari tidurnya ketika merasakan sebuah tangan menepuk pipinya dengan lembut. Ia berusaha menahan senyumnya dan tetap memejamkan mata ketika mendengar suara yang tidak asing. Itu adalah suara Rudra yang tengah berusaha membangunkannya. "Bangun, woy." Dyra mengumpat dalam hati mendengar ucapan Rudra. Si pluto itu masih saja menyebalkan meski mereka sudah berpacaran. Dyra tetap memejamkan matanya. Ia enggan bangun karena memang masih merasa nyaman berada di atas tempat tidur juga karena ingin tahu sekeras apa usaha Rudra membangunkannya. "Lo mati ya?" Dyra sangat ingin berkata kasar mengingat cara Rudra membangunkan dirinya sama sekali tidak manis. Namun, ia harus menahan diri sebentar lagi. Ia merasa penasaran, ucapan menyebalkan apalagi yang akan Rudra u
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


