Rudra menggenggam tangan Dyra sembari melangkah. Dyra berusaha menahan senyumnya karena semenjak turun dari mobil, Rudra menggenggam tangannya dengan erat dan tidak mau melepas meski Dyra sudah meminta. Dyra merasa senang karena tangan Rudra yang hangat menggenggam tangannya. Hanya saja, Dyra masih merasa bingung mengapa Rudra mengajaknya pergi ke tempat seperti ini. Ngapain coba, gue dibawa ke kuburan Dyra menatapi batu nisan yang dilewatinya. Dyra menjadi bertanya-tanya mengapa Rudra mengajaknya ke pemakaman. Ia jadi takut Rudra akan membunuhnya di sini dan akan langsung menguburnya agar mayatnya tidak bisa ditemukan. Membayangkan itu, Dyra reflek menghentikan langkahnya kemudian berusaha melepas genggaman tangan Rudra di tangannya. "Ikut aja, Dyr. Gue nggak akan macem-macem," ujar Ru

