Sore hari masyarakat desa melakukan aktivitasnya seperti biasa. Anak-anak kecil bermain di lapangan dekat naungan keteduhan pohon-pohon besar di sekelilingnya. Gurauan dan sorak-sorai mereka mewarnai permainan yang sedang mereka mainkan. Tak jauh dari sana, beberapa orang remaja putri sedang duduk bersimpuh di lantai batu di halaman pura. Tatapan mereka menuju satu titik ke tengah lapangan di mana mereka berada. Mereka sedang menyimak peragaan gerakan tari dari guru mereka yang sedang menari lincah diiringi bunyi gamelan yang ditabuh para remaja putra. Sang penari memamerkan gerakan-gerakan lincah dari tangan, kaki, kepala, dan badannya. Gerakan tubuhnya begitu memukau dengan penguasaan gerakan yang sempurna. Para remaja putri terpesona oleh tarian yang tengah diperagakan guru mereka dan

