Imran mendekati Rega yang tampak sempoyongan berjalan keluar dari kamar rawat Kayla. Saat mereka sudah sampai di luar, Imran mengajak Rega untuk duduk di bangku tunggu. "Haruskah Kayla pergi ke Aceh?" ucap Rega sambil mengusap wajahnya yang sangat lelah. Imran menghela napasnya sejenak. "Kayla ingin pulang, dia sendiri yang bilang seperti itu." "Kenapa kau tau Kayla bisa dirawat di sini?" "Seorang polisi menghubungi saya, Kayla yang memintanya, kau tau Pak Rega, saat Kayla ditemukan, dia benar-benar sangat kacau, bahkan sering kali aku mendengar dia memanggil nama 'Agnes' dan polisi memberikan keterangan bahwa 'Agnes' adalah salah satu korban yang meninggal karena ditembak oleh orang-orang itu." Ucap Imran menjelaskan. Rega mulai tertarik dengan pembicaraan itu, banyak pertanyaan yang

