Chapter 42

1194 Kata

"Arga! Mana kuncinya?!" Teriak Retalia sambil berusaha untuk membuka pintu kamar yang sengaja dikunci oleh suaminya dari dalam. Arga hanya duduk tenang di kasur sambil menyaksikan sang istri yang seperti cacing kepanasan. Tadi setelah pertengkaran mereka di sofa, Arga langsung membawa istrinya ke kamar dan menguncinya, karena ia tahu, istrinya pasti akan menggagalkan rencana kakak iparnya itu. "Ada ... udah sih, jangan mikirin Mas Rega lagi, biarin dia nyariin mantan istrinya," ucap Arga penuh pengertian. Retalia menggeram kesal, ia berjalan mendekati Arga lalu memukuli pria itu dengan bantal. "Apa kamu bilang?! Enak banget ya kalau ngomong! Dasar ember bocor! Harusnya aku gak usah ngomong-ngomong sama kamu! Gak bisa jaga rahasia banget sih!" kesal Retalia sambil mencubiti lengan dan pah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN