Chapter 33

990 Kata

Kayla sedang membuat adonan bakso, lalu ia membuat bulatan-bulatan kecil hingga menjadi banyak. Rega yang melihatnya merasa kasihan, ia lantas duduk lesehan di sebelah Kayla, lalu tangannya mengarah ke adonan itu untuk mengambil sebagian kecil menjadi bulatan bakso. "Gak usah, biar Kayla aja," ucap Kayla pelan sambil menyeka keringatnya. "Abang bantuin, supaya cepat." "Lagian, maksa banget sih suruh jualan besok, aku kan belum ada persiapan!" "Kan Abang udah tawarin, kamu mau pakai karyawan gak? Buat bantuin kamu, kamunya gak mau, kalau masalah gerobak, itukan udah kamu beli dari tukang Mie Ayam tadi." Kayla memutar bola matanya malas. "Abang bisa gak sih, jangan ikut campur urusan hidupku lagi? Udah cukup sampai sini aja, aku gak mau tetangga sampai curiga lagi sama aku." "Abang ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN