Kayla melenguh ketika ada yang membangunkannya. "Mbak, bangun, bus sudah sampai di tujuan paling akhir." Kayla mengusap matanya menyesuaikan cahaya yang masuk. Dilihatnya depan dan belakang bus yang tampak sudah sepi. "Maaf Pak, ini ada dimana ya?" Kenek bus itu tampak bingung, bagaimana bisa orang naik bus tanpa tahu tujuannya. "Di Parung Panjang Mbak," jawabnya. "Parung Panjang?" Kayla tampak berpikir, pasalnya ia seperti tidak asing dengan tempat itu. "Ya Allah! Ini di Bogor?" lanjutnya dengan nada terkejut. "Belum sampai Bogor juga sih Mbak," ucap kenek bus itu sambil menggaruk tengkuknya. Kayla mengangguk, niatnya ia ingin membayar namun ketika ia mencari uangnya di dalam tas, tiba-tiba saja hilang. Kayla panik, ia terus merogohnya hingga dalam namun tidak kunjung menemukannya.

