Chapter 23

1291 Kata

Rega mendekati anaknya yang sedang menikmati sarapan dengan tenang. Ia menarik kursi di sebelah Yaya dan langsung menempatinya. Ditatapnya sang anak yang sedang melihat kearahnya. "Mama mana, Pa?" tanya Yaya dengan kening yang mengernyit lucu. Rega tersenyum samar. Ia mengusap pelan rambut panjang nan lembut milik anaknya. "Masih di belakang, nanti juga Mama ke sini." Yaya mengangguk. Tapi tatapan matanya tidak lepas dari pintu belakang, yang menghubungkan antara dapur dan ruang makan. Rega yang melihatnya lebih memilih diam. Perutnya yang kelaparan, membuat Rega dengan gesit mengambil mangkok di atas meja lalu menyendok bubur kacang hijau yang sudah dibuat Kayla. Tidak lupa ia mengambil 4 potong roti tawar. Rega tidak peduli, katakanlah bahwa dia pria tidak tau diri. Setelah membuat K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN