Chapter 30

1102 Kata

Rega berjalan gontai memasuki rumahnya, membuka pintu besar itu hingga menampakkan ruang tamu yang terang benderang. Di salah satu sofa ada seorang pria paruh baya yang duduk dengan tangan yang bersidekap. "Loh, Ayah belum tidur?" tanya Rega heran. "Ayah hanya memastikan kamu pulang ke rumah dan tidak menginap lagi di rumah Kayla, Ayah gak mau wanita itu kenapa-napa karena ulahmu," ujar Airlangga tajam. Dan Kayla sudah kenapa-napa sekarang, batin Rega. "Akhirnya, pulang juga nih anak, duduk Ga, ada yang mau Ibu bicarakan denganmu." Tina yang datang dari arah dapur sambil membawa secangkir kopi untuk suaminya langsung duduk di salah satu sofa. Rega mengangguk malas. "Ada apa Bu?" ujar Rega malas, karena ia tahu ini pasti tidak jauh dengan rencana pernikahannya dengan nenek lampir itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN