Ada satu yang mengejutkan ketika Maria pulang ke apartemennya dari memberi pelajaran pada Kim. Itu berkaitan dengan Blair. Maria tidak memiliki ide kenapa ia bisa datang ke tempatnya dan menatap dirinya dengan cermat. Hatinya seperti copot karena ia seperti tertancap pisau ketika ia melakukannya. Tatapan pria itu masih sangat mematikan pesonanya. Maria pun serba salah karena tidak tahu apa yang diinginkan oleh pria ini. "Kenapa anda di sini tuan? aku tidak ingat sudah mengundang untuk." Kata-kata sakartis yang menyebalkan keluar begitu saja. Kata-kata yang jelas kebalikan dari isi hatinya. Rasa penasaran kenapa Blair datang bersemayang di hati, mengusik untuk diredakan. Hanya saja pasti akan ada masalah di hatinya kalau ia terus berada di sini. Sungguh tidak mudah mengendalikan emosi saat

