Arash kembali bersama Emy. Hal itu disambut Emy dengan suka cita. Dia memeluk Arash dan meluapkan semua kekhawatirannya. Emy memeluk Arash seolah enggan untuk melepaskannya. "Aku tahu hatimu masih tak berubah, " ucap Emy. Begitu bahagia kala menemukan Arash yang mengajak dirinya makan malam romantis. "Itu salahku." Emy tersenyum lembut, meski sadar kalau apa yang Arash katakan adalah kebohongan. Siapapun akan melihat kalau mood Arash menghilang sejak ia bertemu dengan gadis bernama Jolie. Itu bukan masalah bagi Emy, yang terpenting Arash sekarang bersamanya, memilih menghibur dan mengakui kesalahan. Itu sudah cukup bagi Emy. " Bukan salahmu. Kau memang sedang kalut. Aku paham menyadarinya," jawab Emy. "Baiklah, ayo kita berangkat. " Arash membimbing Emy menuju mobil yang sudah men

