Maria hampir sadar setelah lama pingsan. Meski demikian matanya semakin berat dan tubuhnya masih belum berada dalam kendali sepenuhnya. Maria mulai bertanya-tanya apa yang terjadi padanya padahal yang ia ingat, tadi sedang berbincang dengan Stevanus. Akan tetapi kenapa ia bisa berada di sini dan dalam keadaan tidak memiliki tenaga. 'Apa yang terjadi padaku?' tanya Maria dalam hati. 'Dan siapa yang bicara? kenapa sangat berisik.' Dia merasa gelisah karena mendengar suara-suara orang yang berbicara saling bertabrakan. Yang satu suara wanita dan yang satunya lagi suara pria. Semakin lama ia semakin mendengar jelas percakapan mereka. Anehnya sama sekali tidak singkron. Keduanya seperti berbicara sendiri. 'Tunggu dulu, bukankah ini suara Mr Blair?' Maria merasa sudah pernah mendengar pemi

