Bella melihat ke arah pemandangan luar Penthouse. Matanya bergerak-gerak memperhatikan lampu yang seperti bintang di bumi sehingga menjadi keindahan sendiri. Meski pemandangan di depannya begitu memikat mata, pikiran Bella tidak bisa rileks sama sekali. Ia masih berpikir tentang Emy yang berubah menjadi gadis kejam demi materi. Sesuatu yang tidak ia sangka sama sekali. 'Apa aku salah sudah membiayai gadis itu agar memiliki kehidupan layak?' Penyesalan datang karena dirinya yang membuat Emy seperti itu. Dia yang menaruh Emy ke tempat yang bukan lingkungannya dan memaksanya keluar dari wilayah amannya. Lalu menjadikan Emy gadis itu memiliki ambisi yang seharusnya tidak ia miliki. 'Benarkah Arash benar-benar tidak lagi mencintainya? apa benar perasaannya berubah secepat itu?' Bella mula

