Mata Kim bergerak-gerak mencari-cari keberadaan sang kakak. Dia tahu kedatangan Kate merupakan kabar baik yang sudah lama ia nantikan. Kabar baik itu bukan karena ia merindukan kehadirannya melainkan uang yang ia bawa dengan tujuan membayar biaya rumah sakit yang tak pernah ada. "Kemana si bodoh itu?" tanya Kim dengan suara tak terdengar siapapun melainkan dirinya sendiri. Sebab yang datang ke rumah sakit hanya tetangganya yang selama ini menemaninya, Moly. Dia hampir muak melihat wanita itu datang dengan wajah penuh kasih sayang kepadanya padahal yang ia butuhkan adalah gaji dari Kate. Kim merasa ia dan Moly tidak ada bedanya, jika Moly berwajah baik dan melakukan pekerjaan sesuai porsinya, maka Kim merasa ia melakukan pekerjaan sebagai adik yang baik. Jadi bagi Kim mereka berdua laya

