"Kamu mungkin saja ingkar dengan segala janji.tapi tanganku tak pernah ingkar dengan segala bukti" **** Langkah kaki pelan menghiasi koridor kampus pagi ini. Semua tampak tengah bersantai dan bercanda satu sama lain. Jam menunjukkan pukul tujuh sedangkan kelas di mulai pukul delapan,membuat mereka bersantai karena datang terlalu pagi. Dianty dengan santai menggendong bayi besar yang tengah mengandung di punggungnya, sesekali ia pun berhenti untuk membenarkan posisi gendongannya,sedangkan Sasa berjalan di sampingnya membawa tiga buah tas tidak lupa satu tas kecil berisi bekal makan siang milik Atha. Entah ada angin apa Atha merengek bak anak kecil saat bertemu dengan Dianty, wajahnya pun ia buat seimut mungkin saat melontarkan keinginannya agar Dianty mau menggendongnya. Dengan beribu r

