"kita memang bukan pertama,namun kita tetap berarti" ***** Saat ini ,Atha tengah duduk bersila di lantai bersama dengan satu buah koper milik Yusuf,tangannya dengan cekatan melipat baju dan beberapa celana yang mungkin Yusuf butuhkan selama di bandung. Tidak lupa ,ia memasukkan beberapa obat untuk berjaga jaga,mana kala di butuhkan. "Dek"panggil Yusuf muncul dari balik pintu.lalu berjalan menghampiri Atha. Atha tersenyum saat Yusuf duduk di sampingnya "Naura udah tidur?" Yusuf pun membantu memasukkan beberapa peralatan ke dalam koper "sudah sayang" Setelah itu hanya ada keheningan,Yusuf maupun Atha fokus melipat beberapa baju lalu memasukkannya ke dalam koper. "Dek" "Hem ,kenapa mas?" Yusuf menghela nafas lalu meraih tangan Atha untuk di genggam "Kemungkinan besar mas bakal lama

