"Jika kamu membaca ini,aku cuma mau bilang.makasih sudah mau bertahan sejauh ini ,walau aku tau bebanmu sungguh berat." ***** Setelah perdebatan panjang ,mereka berempat memutuskan untuk menuju ruang kelas ,dengan sedikit berlari mereka sampai di depan kelas sebelum sang dosen datang. Baru beberapa langkah mereka melewati pintu masuk,beberapa pasang mata menatap Naura dan Atha dengan tatapan aneh lebih ke mengitimidasi, membuat Naura buru buru berlindung di balik tubuh sang bunda. Melihat Naura ketakutan membuat Atha kesal,baru saja ia ingin mengomel Dianty lebih dulu menatap tajam ke arah mahasiswi tersebut. "Kenapa lo melotot ?,itu mata loncat dari tempatnya tau rasa" tunjuk Dianty pada mata segerombolan mahasiswi yang menatap mereka,"kenapa pake desas desis,lo jelmaan uler.cantik c

