"Ayo, Romo, kita temui sahabat Romo itu, aku ingin tau sahabat seperti apa yang bisa melakukan kebohongan seperti itu," desak Gadis sementara di tempatnya Wengi masih tetap bergeming. "Nich," lirih Gadis, ia menatap sang kekasih, lelaki itu mengetahui apa yang kekasihnya inginkan. "Saya rasa apa yang Gadis bilang benar, Pak Wengi. Kita harus menyelesaikan masalah ini dari akarnya. Saya juga harus tau apa tujuannya, karena masalah ini juga bukan hanya masalah keluarga Anda, dia telah menyebut kebohongan tentang ibu saya. Saya juga harus tau apa alasannya, Pak Wengi," ucap Nicholas, Wengi menghela napas kasar sambil menatap lelaki yang sangat mencintai putrinya itu. "Baiklah, kalau begitu besok pagi kita berangkat ke sana. Malam ini menginaplah di sini," ujar Wengi tetap dengan keras s

