"Ndoro ... Ndoro ayu kenapa?" tanya Mbok Karti yang duduk di tepi ranjang di mana Ganda Arum menangis sambil tertelungkup memeluk bantalnya. "Romo marah padaku, Mbok. Romo membentakku padahal selama ini Romo tidak pernah melakukannya padaku." Ganda Arum terisak-isak tanpa menatap Mbok Karti yang juga bingung mengapa Wengi sampai melakukan hal itu, padahal selama ini Wengi ia kenal sebagai seorang ayah yang lembut walaupun tegas dan berwibawa tetapi lelaki itu tidak pernah berlaku kasar pada ketiga putrinya. "Boleh simbok tau kenapa Ndoro Ageng bisa bertindak seperti itu? Barang kali memang Ndoro ayu yang melakukan kekeliruan tapi Ndoro ayu tidak sadar," tanya Mbok Karti dengan hati-hati, wanita itu mengelus sayang bahu Ganda Arum. Sebenarnya tangis Ganda Arum juga hanya bagian dari akt

