Bara terdiam saat melihat makanan sudah tersedia di bawah tudung saji, namun tidak dibuka seperti biasanya. Citra yang selalu membuka tudung saji setiap kali Bara ingin makan setiap paginya mau pun di jam-jam makan lainnya, kali ini berbeda. Tidak ada pelayanan rutin yang Bara dapatnya setiap kali dia ingin pergi bekerja. Bahkan sudah sejak pagi, Citra tidak terlihat di kedua matanya. Bara bangun, tanpa melihat sang istri di sampingnya. Tidak ada handuk mau pun pakaian kerja yang disediakan Citra. Citra malah menghilang membawa kunci rumahnya sendiri tanpa memberitahukan ke Bara terlebih dulu, mau ke mana dia pagi-pagi seperti itu. Bara mencoba menghubunginya, tapi sialnya handphone milik Citra malah tertinggal di atas meja makan. Entah sengaja atau tidak,

