BAB 84

1109 Kata

                “Vio mau!” seru Viola yang jelas saja membuat Panji kaget bukan main. Panji yang mengira Viola akan menolak permintaannya, malah dibuat kaget saat mengetahui Viola malah enyetujui rencananya untuk datang ke pesta ulang tahun Luna. Panji masih saja menatapnya bingng, seolah tidak percaya dengan jawaban Viola yang dia dengar kali ini. Ditambah lagi ekspresi wajah Viola seolah ingin mengatakan bahwa dia antusias untuk datang ke pesta yang bagi Panji, akan sulit dia terima apa pun kejadiannya di sana. Panji menyentuh kening Viola dengan punggung tangannya, mencoba mengukur suhunya yang ternyata masih normal. Viola menghela napas dan menurunan tangan Panji lantas menatapnya kesal.                 “Viola sehat-sehat aja, Bang, gak sakit!” jawab Viola lagi yang membuat Panji ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN