Panji senang bukan main saat mendapatkan kabar bahwa kedua kaki palsu Viola sudah selesai. Michella yang langsung menghubungi di saat panji baru saja selesai sarapan, membuat Nek Uti dan Dharma ikut senang mendengarnya. Namun tidak untuk Viola. Tidak ada senyuman di bibirnya. Dia tampak cemas memikirkan proses yang harus dia jalani dengan kedua kaki babru itu. Dia takut terjatuh, dia takut tidak mampu menggunakannya. Bahkan Viola cukup takut untuk memakainya di depan umum. Ledekan demi ledekan pasti dia dapatkan kembali, dan semua suara yang memekakkan kedua telinga itu pasti akan membuat air matanya terjun bebas setiap harinya. Belum lagi saat dua wanita yang mengejar Panji mengetahui hal itu, Viola yakin baik Gritte mau pun Luna, tidak akan berhenti mengincarnya untuk mel

