BAB 101

1125 Kata

Rani membuka pintu rumahnya saat mendengar ketukan beberapa kali dengan ketukan yang tidak terlalu keras. Dengan handuk di kepala menutupi rambutnya yang masih basah, dan pakaian sopan rumahannya, dia tampak kaget bukan main saat melihat siapa yang hadir di hadapannya. Seorang anak laki-laki yang langsung memeluknya erat, memanggilnya mama, dengan seorang pria bertubuh tinggi sedikit berbadan namun tidak gendut berdiri dengan ekspresi menyesal di hadapannya. Rani yang masih kaget luar biasa, membiarkan anak laki-laki itu yang masih saja terus memeluknya erat. Rani menatap pria di hadapannya yang sudah bertahun-tahun meninggalkannya dengan kepedihan, kesendirian dan luka yang mendalam. Akibat kejadian memilukan kala itu, Rani harus kehilangan segalanya, termasuk kasih sayang keluarga yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN