Hannah tampak tersenyum ceria saat aku baru saja akan masuk ke ruanganku, ia lalu memberiku pelukan. Ini di luar dari kebiasaannya, apakah ada sesuatu yang terjadi?? "Aku ke sini karena hadiah ini," ucapnya sembari menyerahkan buket bunga mawar putih, secarik kertas bertuliskan 'Congratulation' terselip di antara rimbunnya bunga itu. Kutatap dia dengan raut wajah bingung, selamat untuk apa?? Apakah dia sudah tahu kalau aku hamil?? "Apa aku melewatkan sesuatu??" tanyaku memastikan, senyum gadis itu seketika menghilang berganti dengan raut wajah melongo. "Kau tidak tahu??" Aku bertanya lewat mimik wajahku, Hannah memutar matanya. "Ruanganmu bukan lagi di sini," ucapnya, Oh, God! Sebenarnya, apa yang terjadi di sini?? Kenapa Hannah tidak langsung mengatakannya saja?? Aku masih menata

