"Kak, tumben nggak pakai jas?" tanya Rindu pada Ashraf, saat Ashraf menyimpan kembali jas yang tadi sudah Rindu siapkan. "Aku nggak ke kantor, sayang!" jawab Ashraf sembari memakai arloji ke pergelangan tangannya. "Terus mau kemana?" Rindu menatap Ashraf dengan tatapan menyelidik. "Mau ke pembangunan proyek yang akan di gunakan sebagai cabang perusahaan. Sekalian mau ketemu sama klien di restoran daerah sana." "Sama kak Senja juga?..." Ashraf menghela napas panjang, entah kenapa pertemuannya dengan Senja beberapa hari yang lalu malah membuat Rindu overprotektif padanya. "Aku ikut kalau kakak perginya sama kak Senja!..." Rindu menarik kemeja bagian kancing yang Ashraf kenakan, hingga tubuh Ashraf condong ke arahnya. "Sayang, kemejaku abis di setrika, bisa kusut kalau kamu tarik dan

