“Kasih tau mama, Gina! Kamu liat Ala sama siapa di sana?” desak Arum sekali lagi. Menghadang Gina yang sedang mematut diri di depan cermin setinggi dirinya. Tapi anak gadisnya itu tidak mau menjawab apapun. “Mah, aku takut Kak Ala nanti apa-apain aku kalau bilang sama Mama. Cowoknya serem. Ganteng banget, Mah! Tapi serem. Dia liat aku kayak liat kelinci yang mau ditangkap.” “Siapa namanya?” “Aku gak tau.” jujur Gina sambil mengambil tasnya. “Mama bisa tanya sendiri sama Kak Ala. Aku rasa Kak Ala jadi gak ngehubungin kita juga karena orang itu, deh.” Arum menghela napas pelan. Gina berbalik lagi, “Mah, apa mungkin Kak Ala diculik di sana dan gak dibolehin ngehubungin kita dan cuma dikasih uang buat dikirim ke kita aja?” Bibir Arum berdecak, “Terlalu banyak nonton drama kamu!” Bahu Gi

