Yona memarkirkan motornya dengan senyum yang tersungging di bibirnya, ia merasa sangat bangga pada dirinya sendiri karena hari ini ia bisa bangun tidur lebih cepat dan dia tidak akan terlambat lagi. Yona menarik nafas dalam lalu membuangnya dengan sedikit kelegaan, dengan langkah santai, Yona berjalan memasuki perusahaan. “Akhirnya, aku bisa juga bangun pagi dan bahkan dateng sepagi ini. Nggak kesiangan, nggak telat, dan pastinya nggak bau karena aku sudah mandi, haha. Sekarang aku harus tunjukkan kepada atasan pasar saiko itu, kalau aku bisa konsisten dengan waktu” janji Yona pada dirinya sendiri. “sudah pukul tujuh lewat, belum ada tanda-tanda kedatangan Alfredo, membuat Yona gelisah sekaligus kesal. “Ke mana dia? Kenapa belum datang juga? Atau jangan-jangan dia sengaja mengatakan ka

