"Lan, sudah satu jam lebih kita menunggu di sini dan Yona belum juga datang, dia bahkan tidak memberi kabar apapun kepada kita. Apakah ini yang kamu bilang sahabat? Apakah ini yang kamu bilang kalau Yona masih menganggap kita? Mungkin saja dia sedang asyik dengan pak Alfredo. Di balik bisa bermesraan dengan pria tampan yang tajir, dia juga bisa mendapatkan uang lembur yang banyak," kata Jesica. Apa yang Jesica ucapkan tak luput dari pendengaran Yona yang sedari tadi tiba di cafe, tapi memilih untuk tetap tak terlihat oleh teman-temannya karena ingin mendengar pembicaraan teman-temannya tentang dirinya. Beginikah kau menilaiku, Jes? Aku bahkan tak pernah sedikitpun berpikir buruk tentangmu, tapu kau mampu berpikir yang tidak-tidak tentangku, batin Yona. Sedang itu, tak jauh dari tempat Y

