Bab 19 : Worried

2010 Kata

Ella mengerjap. Tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang. Bagaimana mungkin dia bisa ada disini. Ella merasa dirinya sedang bermimpi. "Ya. Ini pasti mimpi. Astaga!" gumamnya sambil menunduk. "Ella!" Ella kembali mendongak. Melihat pada objek yang dia kira khayalannya. Suaranya begitu nyata. Tapi tidak mungkin jika dia benar-benar ada disini bukan? "Ella!" Ella memijit pelipisnya pelan. Kepalanya terasa mulai pusing. Mungkin ini efek kebosanan karena menunggu Aliandra dan Nana berenang tadi. Makanya dia bisa berhalusinasi. "Baby..." Ella menahan nafasnya. Saat bertemu pandang dengan sepasang mata biru yang menawan. Mata yang membuatnya selalu merasa tenang dan terlindungi. "El?" ucapnya ragu. Sedetik kemudian gadis itu bisa melihat senyum semanis madu dari bibir pria tampan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN